PERS DAN BERITA
Assalamualaikum Wr. Wb
Kali ini saya akan membagi informasi tentang berita pada
pertemuan ke-4 mata kuliah jurnalistik. Berikut penjelasaan mengenai pers dan
macam-macamnya. Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

·
Pers terbagi menjadi
tiga macam, yaitu:
1. Pers berkualitas, yaitu pers yang dikelola
secara konseptual dan komersial.
2. Pers populer, yaitu pers yang mengikuti
perkembangan zaman, dapat diubah-ubah, isi beritanya kaya akan warna,
sederhana, enak dipandang, dan terlebih untuk hiburan.
3. Pers kuning,
yaitu pers yang isi beritanya banyak mengeksploitasi warna, menyatukan antara
fakta dan opini, dan lebih ditujukan untuk kalangan bawah.
Pers berdasarkan sirkulasinya ada empat yaitu pers
komunitas, pers lokal, pers nasional, dan pers internasional.
·
9 prinsip
jurnalisme menurut Bill Kovach dan Tom Rosenstiel
1. Kewajiban pertama jurnalisme adalah kebenaran
2. Loyalitas pertama jurnalisme adalah kepada warga
masyarakat
3. Inti jurnalisme adalah disiplin untuk melakukan
verifikasi
4. Para wartawan harus memiliki kebebasan dari sumber yang mereka liput
4. Para wartawan harus memiliki kebebasan dari sumber yang mereka liput
5. Wartawan hwrus mengemban tugas sebagai peamantau
yang bebas terhadap kekuasaan
6. Jurnalisme harus menyediakan forum untuk kritik dan
komentar publik
7. Jurnalisme harus berusaha membuat yang penting
menjadi menarik dan relevan
8. Wartawan harus menjaga berita agar berita itu proporsional dan komprehensif
9. Wartawan itu memiliki kewajiban utama terhadap suara hatinya.
8. Wartawan harus menjaga berita agar berita itu proporsional dan komprehensif
9. Wartawan itu memiliki kewajiban utama terhadap suara hatinya.
Perbedaan antara produk pers dan medsos sebagai
berikut:
Pembeda
|
Produk Pers
|
Produk
Medsos
|
Hasil/ Output
|
Berita
|
Info
|
Cara Produksi
|
Kompetensi wartawan
|
Komunikasi siapa saja
|
Kerja
|
Tim redaksi, ada standarisasi
|
Individual
|
Tanggung Jawab
|
Pertanggung jawaban “air terjun”
|
Tak ada
|
Baratsan
|
Kode Etik Jurnalistik
|
Tak ada
|
Pengelola
|
Badan Hukum
|
Bebas, memanfaatkan kemudahan teknologi
|
Identitas
|
Ada penanggung jawaban dan alamat
|
Bisa dipalsukan
|
Cara Penyampaian Pesan
|
Media cetak, media online, tv, dan radio
|
Media social (twitter, facebook, line,path, instagram,
whatsApp)
|
Sumber yang Digunakan
|
Sumber resmi
|
Bisa resmi, bisa tidak jelas sumbernya, bisa hasil
rekayasa
|
Perbedaan berita dan informasi:
Berita
|
Informasi
|
kumpulan
infomedia yang telah dibuktikan kebenarannya dan diverifikasi sebelum
disampaikan ke publik
|
potongan
pesan atau kumpulan pesan yang disampaikan oleh seseorang dan diterima oleh
orang lain
|
BERITA
Adapun macam-macam berita, antara lain:
- Berita
berdasarkan sifat kejadian: disengaja dan tidak disengaja.
- Berita
berdasarkan topik: ekonomi, sosial, budaya, olahraga, kriminal, politik,
dan sebagainya.
- Berita
berdasarkan jarak kejadian dan publikasi: berita internasional, berita
nasional, berita regional,
dan berita lokal.
- Berita
berdasarkan isi berita: Straight news/ hard news, soft news, dan feature.
Tidak
semua peristiwa adalah berita. Berita sudah pasti suatu
peristiwa, namun suatu peristiwa belum tentu berita. Suatu peristiwa dapat
dikatakan sebagai berita jika mempunyai news value (nilai berita) dan layak
cetak. News value (nilai berita) ada enam, antara lain:
1. Significant (penting),
yaitu peristiwa tersebut kemungkinan memiliki akibat dan mempengaruhi kehidupan
orang banyak
2. Magnitude (besar),
yaitu peristiwa tersebut menyangkut angka-angka yang berarti bagi kehidupan
orang banyak, atau peristiwa tersebut bersifat kolosal. Misal: kecelakaan bis, berapa
orang yang masih hidup, dll.
3. Timeliness (waktu),
yaitu kejadian terkini, aktual, hangat diperbincangkan, menyangkut hal-hal yang
baru terjadi
4. Proximity (dekat),
yaitu kejadian/ peristiwa tersebut memiliki kedekatan dengan pembaca, baik
secara geografis maupun emosional/psikologis
5. Prominence (tenar),
yaitu kejadian yang menyangkut orang-orang yang dikenal pembaca
6. Human
Interest (manusiawi), yaitu peristiwa yang dapat menyentuh perasaan
pembaca.
Sumber berita diperoleh dari kantor berita (suatu
lembaga yang didalamnya terstruktur keorganisasian, produk/medianya dapat
dijual), press releaset (materi utama suatu peristiwa/ kejadian telah disiapkan
oleh pihak lain. Jadi, wartawan dapat menerima hasil tanpa ke lapangan
peristiwa/ kejadian), liputan langsung (mendatangi secara langsung di lapnagn
peristiwa/ kejadian), dan dokumentasi.
Unsur-unsur di dalam berita memuat 5W+1H yaitu:
1. What (Apa yang terjadi):
Hal-hal yang dilakukan pelaku atau korban dalam suatu kejadian.
2. Who (Siapa yang terlibat): Orang
yang terlibat harus dapat diidentifikasi selengkap-lengkapnya.
3. Where (Dimana peristiwa itu
terjadi): Nama tempat harus bisa diidentifikasi dengan jelas. Akan lebih baik
apabila karakteristik tempat juga diberitakan.
4. When (Kapan peristiwa itu terjadi):
Berkaitan dengan waktu kejadian atau kemungkinan (perkiraan waktu) yang
berkaitan dengan kejadian tersebut.
5. Why (Mengapa peristiwa itu
terjadi): Fakta yang mengandung latar belakang atau penyebab terjadinya suatu
peristiwa
6. How (Bagaimana proses dari
kejadian tersebut): Fakta yang berkaitan dengan proses kejadian yang
diberitakan: bagaimana terjadinya, bagaimana pelaku melakukan
perbuatannya.
·
Ciri berita langsung
(straight news) atau hard news yang paling mudah dikenali adalah di permulaan
berita: Setelah judul, diikuti dengan keterangan tempat dan disusul dengan nama
penerbit pers yang bersangkutan.
Menggunakan susunan dengan piramida terbalik. Yaitu Judul berita, Lead,
Tubuh, Tubuh dan Penutup. Lead merupakan rangkuman sebuah berita yang mencakup
5W+1H . Tubuh merupakan menguraikan lebih lanjut tentang fakta. Sedangkan
penutup merupakan akhir dari uraian berita, namun bukan berupa kesimpulan.
Dalam struktur piramida terbalik bagian penutup tidak terlalu penting sehingga
dapat dihilangkan.
·
Feature adalah artikel
kreatif bertujuan memikat. Menuliskan berita kisah sangat leluasa, memberi
kebabasan gaya bahasa yang sastrawi. Meski begitu, masih diikat etika bahwa
tulisan harus akurat dan terverifikasi. Bukan dikarang seperti cerpen atau
novel supaya terasa indah.
Komentar
Posting Komentar