Analisis Berita

Assalamualaikum Wr. Wb.
Pada postingan kali ini akan memberikan contoh hard news, soft news dan feature serta penjelasannya. Sumber berita ini daimbil dari koran Surya tanggal 22 Maret 2018.

1. Hard News
Judul berita: Satpol PP Harus Tegas Tetapi Humanis
Diambil dari koran Surya halaman 16 tanggal 22 Maret 2018

News Value:

  • Significant (penting)
"Anas menyampaikan, anggota Satpol PP memang harus semakin tegas menegakkan perda dan meningkatkan ketertiban. Meskipun begitu, cara yang dilakukan tetap humanis. Wajar, karena pariwisata Banyuwangi makin berkemabang, menjadi incaran banyak orang. Tegas itu perlu, tapi jangan semena-mena. Kalu ada penjual sembarangan, tegur dengan baik untuk pindah ke tempat yang di bolehkan." 

  • Timeliness (waktu)
"Rabu (21/3) disampaikan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat menjadi inspektur upacara HUT Satpol PP ke-68 di kantor pemkab."

  • Alasan: Hal ini merupakan tindakan yang patut di apresiasi oleh warga Banyuwangi karena meskipun satpol PP memiliki tugas untuk menertibkan tetapi mereka juga harus mengedepankan sikap humanis kepada sesama manusia dalam menertibakan pedagang pinggir jalan (kaki lima) yang tidak serta-merta menggunakan kekerasan.

2. Soft News
Judul berita: Wajib Tanam Tumbuhan di Area Rumah
Diambil dari koran Surya halaman 11 tanggal 22 Maret 2018
News Value:
  • Significant (penting):
" Hasil panen tanaman RT 1  RW 4 Lakarsantri tidak hanya dikonsumsi sendiri, tetapi juga diolah ibu-ibu PKK untuk dijual. Seperti tanaman mangga dan belimbing biasanya diolah menjadi manisan dan minuman. Sedangkan tanaman toga diolah menjadi jamu. Selain itu, ibu-ibu PKK memanfaatkan limbah rumah tangga untuk menjadi pupuk."
  • Alasan: Hal ini karena ide kreatif para ibu-ibu PKK RT 1 RW 4 Lakarsantri Surabaya dalam memanfaatkan peluang bisnis menjadikan kampung  mereka makmur dan sejahtera. Hasil penjualannya untuk menambah kas kampung. Kampung merka juga terlihat lebih asri karena banyak tumbuhan yang terawat. Dan kekreatifan mereka juga dapat mengurangi limbah rumah tangga yang dimanfaatkan menjadi pupuk. asehingga dapat menghemat pengeluaran dalam hal perawatan tanaman. 
3. Feature 
Judul Berita: Pengobar Tradisi Siswa Belajar
Diambil dari koran Surya halaman 13 tanggal 22 Maret 2018


News Value:
  • Significant (penting):
" Muhammad Zamroni  adalah tokoh penggerak kampoeng belajar bagi anak-anak. Berlokasi di Jl KH Khamdani I/25 Buduran, Sidoarjo. Azam nama sapaannya mengajari anak-anak berbahasa inggris yang lancar dengan mendatangkan guru atau pemateri asing." 
  • Timeliness (waktu)
"Saat itu tahun 2006, seorang tetangga meminta  tolong Azam untuk mengajari anaknya mengerjakan PR lalu beberapa hari kemudian beberapa tetangga ikut bergabung dan jadilah les kelompok. Tiga tahun kemudian, tepatnya tahun 2009 Azam memanfaatkan rumah kakeknya utuk tempat belajar yang lebih luas."
  • Alasan: Kisah ini sangat mengispirasi kita semua untuk melakukan hal-hal positif selagi kita masih mampu dan mengamalkan ilmu dengan sebaik-baiknya. karena saat ini tidak semua anak muda bisa melakukan hal yang bermanfaat bagi sesama. 

Komentar

Postingan Populer