TUGAS UAS 2
Assalamualaikum Wr.Wb.
Kali ini saya akan memposting tugas uas yaitu dialog percakapan yang saya lakukan dengan narasumber pada 05 Juni 2018 lalu. Di SD Al-Wahyu Sidoarjo.
Hasil wawancara dengan narasumber
Guru Pendamping(Ustadz Vivan Nur Alfian)
Saya: Metode khusus apa yang digunakan dalam membingmbing siswanya agar bisa memenangkan medali emas dibeberapa kesempatan ajang olimpiade tingkat Nasional?
Guru: Tidak ada metode khusus yang saya gunakan dalam membimbing Kalila. Saya mengajarkannya dengan pembuktian soal-soal tidak hanya memberikan teori asja.
Saya: Bagaimana dengan waktu pengajarannya? Saya tahu jika ustadz berhasil membawa 2 siswanya memenangkan medali emas sekaligus. Dibidang matematika dan sains.
Guru: Untuk waktu bimbingan biasanya saya bergantian. Hari ini untuk matematika dan besoknya untuk belajar sains.
Saya: Bagaimana cara anda menjaga mood anak-anak agar tidak merasa bosan saat mengerjakan saol-soal?
Guru: Biasanya saya mengajak mereka untuk bermain. Saya memberikan ice breaking disela-sela bimbingan atau saya beri kesempatan mereka untuk bermain gadget sebentar. Tidak lama biasanya 10 menit.
Saya: Kesulitan apa yang anda hadapi saat menjadi guru pembimbing olimpiade ini?
Guru: Jika saya menemukan soal-soal tingkat sulit yang sebelumnya belum pernah saya kerjakan. Jadi saya harus belajar terlebih dahulu sebelum soal tadi saya berikan kepada anak-anak.
Saya: Apakah Kalila pernah mengalami yang namanya gagal? Lalu motivasi apa yang anda berikan agar siswa mau untuk terus mencoba?
Guru: Yang saya katakan kepada anak didik saya adalah “kegagalan bukan akhir dari segalanya. Justru kegagalan ini adalah awal dari kesuksesan yang akan kamu raih nak. Yang terpenting jangan pernah untuk putus asa. Kalau gagal harus bangkit jangan berdiam diri lalu menyerah.”
Siswa (Kalila Raisa Ayu)
Saya: Siapa nama lengkapnya?
Kalila: Kalila Raisa Ayu
Saya: Kelas berapa sekarang?
Kalila: Kelas 4 SD
Saya: Dimana tempat tanggal lahirnya?
Kalila: Sidoarjo, 27 Juni 2008
Saya: Siapa nama kedua orangtuamu?
Kalila: Ibu saya Nanik Hidayati dan ayah saya Erwin Nuzul Hidayat
Saya: olimpiade apa saja yang sudah kamu ikuti? Penghargaan apa yang sudah kamu dapatkan?
Kalila:
1. Juara 1 Olimpiade Sains dan Matematika menyambut 40 th Ramayana Bungurasih, Sidoarjo tingkat Jawa Timur (29/4)
2. Juara 2 Olimpiade Sains memperingati HUT Sidoarjo ke-159
3. Peraih medali medali perak dalam Olimpiade Sains tngkat Jawa Timur
4. Peraih medali perak dalam Olimset se Jawa Timur
5. Peraih medali perunggu dalam ajang prestasi Al-furqon tingkat Jawa Timur
6. Peraih medali emas dalam ajang Jember Matematika dan Sains tingkat Jawa Timur
7. Peraih medali emas dalam Olimpiade SAINS&MATEMATIK HIMSO Pendidikan Integral Hidayatullah tingkat Nasional
Saya: Apakah kamu pernah gagal saat mengikuti olimpiade?
Kalila: saat pertama-pertama saya ikut itu gagal karena masih belum tahu bagaimana penyelesaan soal-soalnya. Saya terus mencoba dikesempatan berikutnya dengan mengingat soal yang sulit tadi.
Saya: Apa yang kamu lakukan ketika merasa bosan mengerjakan soal-soal?
Kalila: Biasanya saya akan bermain game dan ketika sudah ditegur lalu saya akan kembali lagi untuk belajar.
Saya: Apakah ada bimbingan belajar yang diikuti di luarsekolah?
Kalila: Ya, sepulang sekolah saya mengikuti les tambahan di LBB sampai sore hari.
Saya: Apa yang membuat kamu mau untuk terus mencoba?
Kalila: Dukungan dari ustadz/ah dan orangtua agar saya tidak patah semangat dan terus mencoba.
Saya: Berapa lama waktu belajar kamu?
Kalila: Setiap harinya di rumah saya belajar tidak sampai satu jam, lalu membaca ensiklopedi atau main game.
Saya: Apa yang kamu lakukan saat istirahat/waktu luang?
Kalila: Mencari hal-hal baru diinternet atau membaca ensiklopedi sains.
Saya: Situasi seperti apa yang membuat kamu merasa tidak nyaman?
Kalila: Ketika saya sakit. Karena akan memecah konsentrasi untuk belajar.
Wassalamalaikum Wr. Wb.
Komentar
Posting Komentar